Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Maruf Jalani Sidang Lanjutan Kasus Pembunuhan Brigadir J

Sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua kembali berlanjut, pada Senin (21/11), setelah sepekan vakum. Sidang kali ini mengagendakan pemeriksaan saksi terhadap terdakwa Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Maruf. Ada 10 orang saksi yang akan dihadirkan oleh JPU.

Cerita Lensa: why POLISI why

Ini kenapa jadi banyak kasus melibatkan oknum polisi siiih.. kenapa sih kenapaa.. #polisi #oknumpolisi #oknum #selingkuh #ptdh #kanjuruhan #sambo #ceritalensa #lensaindonesia #rtv

Pisau Milik Kuat Ma’ruf Diperlihatkan Saat Sidang

Barang bukti pisau milik terdakwa Kuat Maruf, diperlihatkan saat sidang kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (9/11). Saksi sopir Ferdy Sambo, Prayogi Iktara Wikaton, mengatakan, pisau milik Kuat Ma’ruf sempat diserahkan padanya. Kuat juga meminta untuk menaruh pisau itu di dapur.

Ferdy Sambo Titip Anak Ke ART dan Ajudan

Terdakwa pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Ferdy Sambo, menitipkan anak-anaknya ke ajudan dan asisten rumah tangganya, Selasa (8/11). Tidak hanya menitipkan buah hati, Sambo juga meminta maaf ke ajudan dan ART.

Saksi Ungkap Ferdy Sambo Tidak Tes PCR

Beberapa fakta terungkap, dari kesaksian sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua, Senin (7/11). Diantaranya adalah kesaksian tenaga kesehatan, yang mengungkap bahwa Ferdy Sambo tidak melakukan tes PCR saat peristiwa penembakan. Selain itu, saksi sopir ambulans yang dihadirkan mengatakan dilarang menggunakan rotator dan sirine saat membawa jenazah Brigadir Yosua.

Susi ART Peluk Putri Candrawathi

Asisten rumah tangga Ferdy Sambo, Susi, yang dihadirkan sebagai saksi berpelukan dengan terdakwa Putri Candrawathi dalam sidang kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (8/11). Tidak hanya berpelukan dengan Putri, Susi juga sempat mencium tangan Ferdy Sambo.

Kesaksian Sidang Pembunuhan Brigadir J, Sambo Tak Tes PCR Saat Insiden Penembakan

Dari 12 saksi yang dijadwalkan hadir dalam sidang lanjutan pembunuhan Brigadir Yosua, untuk terdakwa Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Ma’ruf, hanya 5 orang saksi yang hadir. Kelima saksi terdiri dari sopir ambulans, tenaga kesehatan, dan perwakilan operator seluler. Dalam kesaksian itu, diketahui bahwa Ferdy Sambo tidak melakukan tes PCR saat insiden penembakan terjadi.

Sidang Lanjutan Kasus Brigadir J, Pertemukan Bharada E, Bripka RR & Kuat Ma’ruf

Sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua, pada Senin (7/11), mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi untuk terdakwa Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR dan Kuat Ma’ruf. Majelis hakim memutuskan menggabung sidang tiga terdakwa tersebut, dengan alasan efisiensi waktu. Rencananya, akan ada 12 saksi yang dihadirkan dalam persidangan hari ini.

Orang Tua Yosua Bertemu Ferdy Sambo dan Putri Chandrawati

Sidang kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat kembali dilanjutkan pada Selasa (1/11/2022). Untuk pertama kalinya, ayah dan ibu Brigadir Yosua dipertemukan dengan Ferdy Sambo dan Putri Chandrawati.

Brigjen Pol Hendra Kurniawan Resmi Dipecat Dengan Tidak Hormat

Setelah mendapatkan izin dari Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Brigjen Pol Hendra Kurniawan, menjalani sidang kode etik Polri di Mabes Polri, Jakarta. Putusan Majelis Sidang menyatakan, Hendra Kurniawan melanggar kode etik dan mendapatkan sanksi pemberhentian dengan tidak hormat.

error: Content is protected !!