Kriminolog: Kenakalan Remaja Berasal dari Lingkungan Sekitar Seperti Keluarga, Teman, dan Masyarakat

Menanggapi hal ini, Kriminolog dari Universitas Budi Luhur, Chazizah Gusnita, mengungkapkan anak-anak dan remaja banyak terpapar tindak kekerasan yang berasal dari lingkungan sekitar, baik keluarga, teman sebaya, dan masyarakat sekitar. Chazizah juga menambahkan, anak juga rentan dari segi fisik, psikologis, maupun faktor lemahnya perlawanan diri.

Tawuran Antara Geng Motor Aliansi Utara dan Pusat Melawan Aliansi Barat Bersatu

Tawuran antar kawanan geng motor yang terjadi di jalan Gadjah Mada, Tamansari, Jakarta Barat, meresahkan warga sekitar. Kanit Reskrim Tamansari AKP. Roland Olaf Ferdinan mengatakan, para anggota geng motor yang terlibat tawuran dan terekam video amatir adalah, geng motor Aliansi Utara dan Pusat menghadapi geng motor Aliansi Barat Bersatu.

Aksi Brutal Kawanan Geng Motor Membuat Warga Sekitar Resah

Kenakalan remaja yang semakin tak terkendali, bisa menjurus menuju tindakan kriminal. Tawuran pelajar maupun aksi brutal kawanan geng motor yang sebagian besar anggotanya adalah remaja di bawah umur, membuat warga resah. Seperti yang terjadi di Jalan Gadjah Mada, Tamansari, Jakarta Barat, pada 13 Desember 2021 lalu, aksi brutal kawanan geng motor terlibat tawuran dengan grombolan geng motor lainnya. Selain membuat keributan, warga sekitar mengaku resah dan khawatir dengan aksi geng motor, yang ternyata sering meminta paksa rokok dan minuman kepada pedagang.

Prostitusi Online Remaja di Hotel

Mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya indikasi prostistusi online atau daring di salah satu hotel di Pontianak, Kalimantan Barat, petugas dari KPPAD Kalimantan Barat bersama dengan SATRESKRIM Polresta Pontianak langsung melakukan penggerebekan. Benar saja, saat digerebek petugas mendapati empat orang pria serta dua wanita yang masih di bawah umur di dalam satu kamar.

Geng Motor Pembuat Onar di Jalan

Mendapat laporan warga terkait aksi kelompok remaja yang berkendara secara ugal-ugalan di jalan raya kota Tasikmalaa, Jawa Barat, tim maunggalunggung Polres Tasikmalaya Kota, langsung mengejar para remaja pembuat onar, yang diduga anggota geng motor. Dari hasil pengejaran, polisi menangkap sejumlah remaja anggota geng motor. Tidak hanya itu, dari tangan salah satu remaja, polisi juga menyita gir sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk melukai lawannya.

Jambret Sadis Resahkan Warga

Aksi penjambretan kian marak terjadi menjelang Natal dan Tahun Baru. Seperti di Medan, Sumatra Utara, mendapat laporan warga adanya aksi penjambretan, polisi dari Polsek Sunggal membentuk tim untuk memburu pelaku yang sudah sangat meresahkan warga. Hasilnya para pelaku jambret tidak berkutik saat ditangkap polisi.

Aghnina Wahdini dan Mutiara Azka, Melestarikan Permainan Tradisional

Sahabat, bermain itu gak harus selalu pakai gadget lho! Liburan kali ini, sahabat bisa bermain permainan tradisional. Yuk kenalan dengan Aghnina Wahdini dan Mutiara Azka yang menggiatkan permainan tradisional. Saking cintanya dengan permainan tradisional, Aghnina lalu menggagas komunitas TGR atau Traditional Games Returns pada tahun 2016. Dua tahun berikutnya, dia mengajak Azka untuk bergabung. Ada banyak permainan tradisional yang berhasil mereka kumpulkan dari berbagai daerah lho, sahabat. Bersama komunitas, keduanya mengkampanyekan “Lupakan gadgetmu. Ayo main di luar!”

Sherina Thu Tiwanie, Berbakat Menyanyi Sejak Kecil

Berlatih bernyanyi biar menjadi penyanyi hebat! Ini dia salah satu kegiatan Sherina Thu Tiwanie yang bisa sahabat tiru. Selain bernyanyi, Sherina juga berbakat dalam dunia modeling dan menari. Ia memang bercita-cita menjadi seorang artis. Sherina merintis karirnya di tahun 2013 dengan mengikuti lomba menyanyi. Tahun 2016, dia ikut ajang pencarian bakat menyanyi di salah satu televisi nasional. 2 tahun berikutnya, Sherina berhasil juara lomba suara anak indonesia yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia. Di tahun yang sama, Sherina juga juara menyanyi Dubifun Dubidubidam di RTV. Hebat ya!

Sains Ala Vicky Dianta

Atraksi ini bukan sulap lho sahabat! Ini adalah sains ala Vicky Dianta alias Profesor Laser. Vicky baru mengenal sains di usia 23 tahun. Karena sudah jatuh hati, dia lalu memperdalamnya sendiri dengan melakukan berbagai eksperimen sains. Ia akhirnya mendirikan Magic Science Indonesia pada tahun 2018, untuk mengenalkan sains ke anak-anak.

Heni Oktavia, Perajin Media Kreasi Lukis

Sahabat di rumah senang menggambar dan mewarnai? Coba deh melakukan aktivitas itu bukan di kertas gambar! Seperti yang dilakukan Heni Oktavia nih. Ia melukis di tas, totebag dan bantal, lho! Ciri-ciri karyanya penuh warna dan bernuansa ceria. Itulah alasan kenapa akhirnya Heni menjual hasil kreasinya itu. Selain bisa mengekspresikan bakat, ternyata bisa mendapat penghasilan buat tabungan juga, lho!

error: Content is protected !!