Polisi Arab Saudi Tangkap 4 WNI Terkait Haji Ilegal

Otoritas Arab Saudi kembali menangkap empat Warga Negara Indonesia yang diduga melanggar aturan haji. Keempatnya diamankan di lokasi dan waktu berbeda karena diduga mempromosikan layanan haji palsu melalui media sosial. Para pelaku terancam denda hingga ratusan juta rupiah, deportasi, serta larangan masuk Arab Saudi selama 10 tahun. Pemerintah Indonesia pun menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada otoritas Arab Saudi dan mengimbau masyarakat agar berangkat haji melalui jalur resmi agar terhindar dari masalah hukum.  

Maksimalkan Layanan untuk Lansia, PPIH Arab Saudi Siapkan Daily Care, Konsumsi dan Transportasi Khusus Lansia

MAKKAH, Lensa Indonesia RTV – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)Arab Saudi, khususnya Daerah Kerja (Daker) Makkah terus memaksimalkan layanan kepada para jamaah haji lanjut usia (lansia) dan disabilitas. Salah satu dari sekian layanan khusus Lansia dan Disabilitas adalah penyediaan bus hidrolik untuk transportasi. Kepala Seksi (Kasi) Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama Jamaah Haji (PKPPJH) dan Layanan Lansia Disabilitas (Landis) dr Ridwan Siswanto, Sp.N mengatakan, agar jemaah lansia dan disabiltas dapat nyaman dalam menjalankan ibadahnya, disediakan 52 bus shalawat khusus, yang memiliki spesifikasi bagi jemaah berkursi roda. Bus khusus ini disebar ke lima sektor pemondokan jamaah haji di Makkah, dan dapat dipesan oleh sektor saat ada jamaah yang membutuhkan. Ridwan menambahkan, dari sisi konsumsi, timnya juga berusaha memberikan layanan, yang disesuaikan dengan keinginan jemaah. “Seperti ada yang minta bubur, ada yang minta jus, ya itu nanti juga kita siapkan juga,” kata dr Ridwan. Selain itu, tim landis bersama tenaga kesehatan, juga melakukan daily care. Seperti, membantu memandikan, membersihkan badan dan gigi, termasuk membantu buang air. Namun dokter yang berdinas di RSPAD dr Gatot Soebroto ini mengakui, terbatasnya jumlah tim, menjadi tantangan tersendiri dalam melayani jemaah lansia dan disabilitas. “Dengan jumlah petugas yang tidak rasional dengan jumlah jamaah yang harus dilayani, kami tetap sekuat tenaga bisa melayani para jamaah ini dengan baik,” tandasnya. Saat ini, jumlah tim landis di Daker Makkah kurang dari 200 orang yang disebar ke 10 sektor. Sementara, jumlah jamaah haji lansia saat ini  sekitar 48 ribu orang. Dari Makkah, Arab Saudi, Dian Palupi, RTV.

Adahi Sembelih 400.000 Hewan Dam per Hari di Musim Haji

MAKKAH, Lensa Indonesia RTV – Setiap tahunnya, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, menunjuk tempat pemotongan hewan kurban dan dam, kepada tempat pemotongan hewan kurban yang disebut Adahi. Adahi melayani penyembelihan hewan kurban dan sam jemaah haji dari berbagai negara, termasuk Indonesia. General Manager Hady & Adahi Program, Seraj Mohammed Alfelali, mengatakan kapasitas penyembelihan hewan dam di fasilitas tersebut mencapai 400.000 ekor per hari selama musim haji. “Per hari lebih dari 400.000. Ya, lebih dari 300.000,” ujar Seraj saat menerima wartawan dari sejumlah negara, termasuk tim Media Center Haji (MCH) Indonesia di Makkah. Seraj menambahkan, kemampuan Adahi dalam menangani pesanan, sebenarnya mencapai 1,5 juta ekor hewan, namn kapasitas penyimpanan yang mereka miliki hanya mencapai 1,2 juta ekor. Adahi sendiri dalam melakukan operasionalnya memperkerjakan hinhha 17.000 pegawai. Adahi hanya menangani penyembelihan hewan dam dan kurban berupa domba. Seluruh proses pemotongan hingga pengemasan dilakukan dengan standar kebersihan dan higienitas yang ketat. Setelah dipotong dan dikemas, daging kemudian didistribusikan ke fakir miskin dan orang-orang yang berhak menerima kurban sesuai dengan syariat Islam. Adahi juga mendistribusikan daging kurban ke sejumlah negara yang membutuhkan bantuan pangan. Seraj menyebutkan, negara yang diprioritaskan sebagai penerima distribusi daging merupakan wilayah terdampak bencana alam, perang, wabah penyakit. Indonesia, tidak termasuk negara tujuan distribusi daging dam karena adanya regulasi domestik terkait impor daging dari luar. Kementerian Komunikasi dan Informatika Arab Saudi bersama Kamar Dagang dan Industri Arab Saudi tersebut, mengajak sejumlah media dari berbagai negara, termasuk Media Center Haji 2026, untuk melihat langsung proses penyembelihan dan pengolahan hewan dam di fasilitas Adahi di Makkah. Dari Makkah Arab Saudi, Dian Palupi, RTV.

Persiapan Jelang Puncak Ibadah Haji

Sahabat RTV, persiapan menjelang puncak ibadah haji di Armuzna atau Arafah, Muzdalifah, dan Mina terus dimatangkan oleh pemerintah Indonesia bersama otoritas Arab Saudi. Berbagai fasilitas untuk jemaah Indonesia kini tengah dipersiapkan secara intensif, khususnya di kawasan Arafah yang nantinya menjadi lokasi utama pelaksanaan wukuf. Kementerian Haji dan Umrah terus melakukan pemeriksaan langsung terhadap kesiapan maktab atau tenda pemondokan jemaah Indonesia di Arafah. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas dapat digunakan dengan baik saat puncak haji berlangsung. Fasilitas Tenda dan Pendingin Ruangan Disiapkan Sahabat RTV, sejumlah infrastruktur utama telah mulai disiapkan di area maktab. Mulai dari pemasangan tenda, kasur baru lengkap dengan bantal, hingga pendingin ruangan untuk menjaga suhu tetap nyaman bagi jemaah di tengah cuaca panas Arab Saudi. Dalam pemeriksaan tersebut, pemerintah memastikan kapasitas setiap tenda dapat menampung jemaah dengan layak. Dirjen Pelayanan Haji dan Umrah, Ian Heriyawan, menjelaskan bahwa setiap tenda berukuran sekitar 300 meter persegi akan diisi sekitar 238 tempat tidur. Selain itu, di setiap tenda nantinya juga akan dipasang informasi kapasitas, daftar kloter, hingga nama-nama jemaah yang menempati tenda tersebut. Langkah ini dilakukan agar proses penempatan jemaah saat wukuf dapat berjalan lebih tertib dan nyaman. Sanitasi dan Akses Disabilitas Ditingkatkan Tak hanya fasilitas tempat tinggal, sahabat RTV, pemerintah juga meningkatkan fasilitas sanitasi di kawasan Armuzna. Toilet jongkok, toilet duduk, hingga urinoir khusus pria ditambah untuk mengurangi antrean saat puncak ibadah berlangsung. Akses ramah disabilitas juga menjadi perhatian khusus tahun ini. Pemerintah memastikan fasilitas yang tersedia dapat digunakan dengan lebih mudah oleh jemaah lansia dan penyandang disabilitas. Selain itu, persediaan air bersih juga terus diperiksa guna memastikan kebutuhan jemaah selama berada di Arafah dapat terpenuhi dengan baik. Klinik dan Customer Service Disiapkan Di setiap maktab, pemerintah juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti klinik kesehatan, kantor perwakilan, layanan customer service, hingga mushola. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat membantu jemaah jika mengalami kendala kesehatan maupun kebutuhan informasi selama pelaksanaan puncak haji. Ian Heriyawan menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap seluruh fasilitas akan terus dilakukan secara berkala hingga mendekati musim haji. Pemerintah ingin memastikan seluruh hak jemaah Indonesia terpenuhi sehingga mereka dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk. Fokus pada Lansia, Disabilitas, dan Perempuan Sahabat RTV, tahun ini pemerintah kembali menegaskan komitmennya terhadap penyelenggaraan haji yang ramah lansia, disabilitas, dan perempuan. Karena itu, berbagai fasilitas di Armuzna dirancang agar lebih aman dan nyaman bagi kelompok jemaah yang membutuhkan perhatian khusus. Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, pemerintah berharap seluruh jemaah Indonesia nantinya dapat menjalankan ibadah wukuf di Arafah dengan lancar, nyaman, dan penuh kekhusyukan, hingga akhirnya meraih haji yang mabrur.

Jemaah Calon Haji Diminta Kedepankan Upaya Preventif Selama di Makkah

MAKKAH, Lensa Indonesia RTV – Jemaah Calon Haji diminta selalu waspada, selama berada di Arab Saudi. Jemaah diminta menerapkan buddy system saat beraktivitas di Makkah. Kepala Seksi Perlindungan Jemaah Daerah Kerja Makkah, Tulus Widodo mengatakan, penerapan buddy system ini merupakan upaya preventif karena mayoritas jemaah tidak paham bahasa, lingkungan, serta jutaan orang berkunjung ke Arab Saudi pada musim haji ini. Tulus menambahkan, meskipun Arab Saudi aman, tetapi kewaspadaan sebagai upaya preventif tetap harus ditingkatkan, terutama bagi jemaah lansia. Karena itu, tidak boleh memberikan kesempatan bagi orang lain. Tulus mencontohkan saat menggunakan taksi. Pertama, mesti dipastikan bila taksi yang mau dinaiki adalah taksi resmi. “Untuk taksi di sini sudah ditentukan, taksi resmi ada dua warna sebenarnya. Warna hijau dan putih,” kata Tulus. Namun demikian, kata Tulus, jemaah maupun petugas tetap harus mempedomani bagaimana menghindari potensi kejahatan tersebut. Contohnya, kata Tulus, saat bepergian agar selalu menerapkan buddy system, termasuk naik taksi. “Hindari bepergian dengan secara personal atau sendirian,” kata Tulus menegaskan. Sebab, kata Tulus, bila pergi sendirian, apalagi bagi lansia, bisa memantik adanya kesempatan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Tulus juga memberikan trik saat naik taksi. Pertama, harus difoto terlebih dahulu nomor pelatnya sebelum naik. Lalu, saat mau masuk taksi, penumpang laki-laki harus naik dulu. Sementara bila mau turun dari taksi, maka penumpang perempuan yang didahulukan. Dari Media Center Haji Makkah Arab Saudi, Dian Palupi, RTV.

Presiden Prabowo: Kita Perbaiki Semua Puskesmas di Indonesia

Presiden Prabowo Subianto meninjau pelayanan kesehatan di Puskesmas Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada Sabtu, 9 Mei 2026. Dalam kunjungannya, Presiden mendengar langsung kebutuhan tenaga kesehatan di wilayah perbatasan, mulai dari keterbatasan fasilitas, ambulans, hingga akses rujukan pasien darurat. Di depan warga Miangas, Prabowo menginstruksikan Menteri Kesehatan untuk segera memperbaiki fasilitas puskesmas, tidak hanya di Miangas tetapi juga di seluruh Indonesia, agar pelayanan kesehatan bisa dirasakan merata hingga ke pelosok negeri. #presidenprabowo #prabowo #fasilitaskesehatan #pulaumiangas

Kemenhaj Tinjau Kesiapan Tenda untuk Wukuf di Arafah

Kementerian Haji dan Umrah terus memastikan kenyamaan Jamaah Indonesia saat memasuki puncak musim haji 2026 mendatang. Dirjen Pelayanan Haji Kemenaj, Ian Heriyawan memastikan jamaah tertampung dengan baik saat menjalani wukuf di Arafah. Ian juga menambahkan, bagi jemaah lansia tidak perlu khawatir akan terpisah dari anggotanya. #haji2026 #hajiindonesia #jemaahhaji

Menu Indonesia Bagi Jamaah, Konsumsi Jamaah Indonesia Capai 2,78 Juta Box

MAKKAH, Lensa Indonesia RTV – Memasuki hari ke-20 pelaksanaan operasional penyelenggaraan haji 1427 H, Kementerian Haji dan Umrah mencatat, distribusi konsumsi bagi jemaah, mencapai 2,78 juta box. Juru bicara Kementerian Haji dan Umrah Ichsan Marsha mengatakan, jumlah ini akan terus bertambah, seiring dengan berlanjutnya keberangkatan jemaah calon haji gelombang kedua, yang langsung menuju Makkah, Arab Saudi. Ichsan menambahkan, distribusi konsumsi menjadi salah satu fokus utama pemerintah untuk menjaga kondisi fisik jemaah menjelang puncak ibadah haji. “Kebutuhan makan jemaah terus kami pastikan terpenuhi dengan baik, tepat waktu, dan sesuai standar gizi,” ujar Ichsan Ichsan memastikan bahwa selain menyajikan menu Indonesia dengan bumbu langsung dari Indonesia, PPIH khusnya Seksi Konsumsi, terus melakukan pengawasan distribusi secara ketat, mulai dari kualitas makanan, kebersihan, ketepatan waktu distribusi, hingga kecukupan gizi bagi jemaah. Sementara itu, berdasarkan data dashboard haji Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) hingga Sabtu (9/5/2026) waktu Arab Saudi, sebanyak 126.000 jemaah haji Indonesia telah tiba di Tanah Suci, yang berasal dari 215 Kloter. Sebanyak 103.700 jemaah mendarat di Madinah, sementara 22.225 jemaah mendarat di Bandar Udara King Abdul Aziz Jeddah. Dari Media Center Haji Makkah Arab Saudi, Dian Palupi, RTV.

Melihat Langsung Kondisi Fasilitas Kesehatan di Desa Miangas, Talaud, Sulawesi Utara

Puskesmas ini menjadi satu-satunya fasilitas kesehatan bagi warga Pulau Miangas. Namun kondisinya memprihatinkan — atap rubuh, keterbatasan alat kesehatan, hingga fasilitas yang jauh dari kata layak. Meski begitu, puskesmas ini tetap digunakan untuk melayani lebih dari 800 warga di pulau terluar utara Indonesia tersebut. Cefrilia Pesik, satu-satunya dokter di Pulau Miangas, berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap pelayanan kesehatan di wilayah perbatasan, termasuk perbaikan fasilitas dan pemenuhan alat kesehatan yang memadai. #puskesmas #pulaumiangas

error: Content is protected !!