Saksi ahli kriminolog dalam sidang pembunuhan Brigadir Yosua menilai peristiwa yang dialami Brigadir Yosua, masuk . dalam kategori pembunuhan berencana. Hal ini karena proses eksekusi penembakan, hingga skenario pasca penembakan telah tersusun rapih oleh Ferdy Sambo. Selain itu, ada indikasi upaya pengaburan kasus dan penghilangan barang bukti, dalam isi percakapan whatsapp antara Ferdy Sambo, dengan sejumlah pihak.
Tag Archives: trending
5 Saksi Ahli Forensik Hingga Kriminologi Akan Hadir di Sidang Ferdy Sambo
Sidang kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat dengan terdakwa Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Ricky Rizal, Kuat Ma’ruf, dan Richard Eliezer kembali digelar di PN Jakarta Selatan, Senin (19/12). Dalam sidang kali ini, jaksa penuntut umum akan menghadirkan 5 saksi ahli dari bidang forensik, digital forensik, inafis, dan kriminologi.
Hendra Kurniawan: Saya Tidak Mengerti Kenapa Dipecat dari Polri
Terdakwa dugaan obstruction of justice atau penghalangan penyidikan kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Hendra Kurniawan mengatakan, tidak mengerti alasan dirinya dipecat dari Polri. Hendra diputus Komisi Kode Etik Polri (KKEP) dengan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) pada Oktober 2022 lalu, karena dianggap tidak profesional saat menjalankan tugas. Saat ini, ia telah mengajukan banding kepada Komisi Kode Etik Polri (KKEP) atas putusan tersebut.
Pemeriksaan Saksi Ahli Di Sidang Ferdy Sambo Dilakukan Tertutup
Keterangan 4 saksi ahli di sidang kasus dugaan pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, dengan terdakwa utama Ferdy Sambo, Rabu (14/12), dilakukan secara tertutup. Ketua majelis hakim, Wahyu Iman Santoso mengatakan, sidang dinyatakan tertutup karena keterangan saksi ahli bisa disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab di kemudian hari.
Hasil Tes Poligraf, Ferdy Sambo dan Putri Terindikasi Berbohong
Dari hasil tes kebohongan atau poligraf, terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi mendapatkan skor terendah. Menurut ahli poligraf yang dihadirkan sebagai saksi, Ferdy Sambo dan istrinya terindikasi kuat berbohong.
Bharada Eliezer Beri Bukti Foto Saat Dijanjikan Uang
Terdakwa Richard Eliezer alias Bharada E menyerahkan bukti foto saat dirinya akan diberikan handphone dan disodorkan uang dolar senilai Rp 1 miliar, di rumah pribadi Ferdy Sambo, Jl. Saguling, Jakarta Selatan. Foto “candid” itu diambil dengan handphone lama pascakejadian penembakan Brigadir Yosua.
Sidang Lanjutan Ferdy Sambo Cs Hadirkan 5 Saksi Ahli
Sebanyak 5 orang saksi dihadirkan dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yousa, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (14/12). Kelima saksi itu adalah : 1. Febrianto Ar-Rosyid, ahli Puslabfor 2. Sirajul Umam, ahli Biologi Forensik 3. Fira Sania, ahli DNA 4. Arif Sumirat, ahli Balistik 5. Heri Priyanto, ahli Digital Forensik Empat terdakwa akan hadir di ruang sidang, sementara khusus untuk Bharada Eliezer akan mengikuti sidang secara daring, karena statusnya sebagai ‘Justice Collaborator’.
Fakta Baru di Kesaksian Putri Candrawathi
Putri Candrawathi, menjadi saksi untuk terdakwa Richard Eliezer atau Bharada E, Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf, Senin (12/12). Beberapa fakta baru terkait pelecehan yang dialami putri pun terungkap, dalam persidangan itu.
Bharada E Jadi Saksi di Sidang Ferdy Sambo
Bharada E atau Richard Eliezer, menjadi saksi dalam sidang kasus pembunuhan Brgigadir Yosua, untuk terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (13/12) pagi. Kuasa hukum Richard Eliezer, Rony Talapessy mengatakan, kliennya mengaku siap bertemu secara langsung dalam persidangan dengan terdakwa utama Ferdy Sambo. 2 saksi lain ang hadir adalah Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf.
Putri Candrawathi Jadi Saksi Terdakwa Eliezer, Ricky, dan Kuat
Istri mantan Kadiv Propam Mabes Polri Putri Candrawathi, hadir dalam sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir Yoshua Hutabarat, Senin (12/12/2022). Sidang ini mendengarkan kesaksian Putri Candrawathi untuk terdakwa Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf.